NU: Perlawanan Terhadap Penjajah.

Al-Khilafah Islamiyah Perkara Mendesak..

Mendudukan Sejarah Kekhilafah`n Islam.

Read this: Message to You

"Why do these evil people keep coming to her country? Why did they kill her Daddy? And take away her Mommy? Why did they shoot her Brother? Why did they rape her Sister? ...She don't understand..."  


Introduction
 
1924, adalah mimpi buruk bagi umat Islam. Goncangan psikologis maha dahsyat, karena sejak itu lah umat islam kehilangan negaranya. takan pernah terbayang oleh generasi yang lahir beberapa puluh tahun setelahnya seperti kita, bagaimana rasanya kehilangan Negara yang menjamin setiap keamanan dan kebutuhan kita. Kehilangan negara bisa jadi lebih membingungkan daripada kehilangan rumah, harta, bahkan keluarga sekalipun. Sungguh, tak terbayang goncangan yang dirasakan umat islam kala itu.

Setelah Khilafah Islam (Islamic Global State) dihancurkan pada 1924, mulai lah kaum imperialis memasang jebakan-jebakan lain untuk menjajah dunia Islam. Caranya tidak menggunakan fisik, namun menggunakan pemikiran. Para imperialis itu menyadari bahwa bukan saatnya lagi untuk menjajah umat islam dengan fisik. Maka dari itu mereka menyiapkan taktik untuk melemahkan Islam. Dengan disintegrasi islam, mereka menyodorkan paham Nasionalisme atas umat islam di berbagai penjuru dunia. Hasilnya, sesuai dengan yang diharapkan, umat Islam melemah, kondisinya semakin memburuk dari hari ke hari.

Sejak Nasionalisme mulai dilirik oleh kaum muslimin saat itu, maka hasilnya adalah Kemerdekaan Semu bagi muslim di dunia. Mereka lupa akan makna Kemerdekaan yang Hakiki, yakni kemerdekaan yang membebaskan manusia dari penghambaan manusia terhadap manusia untuk hanya menghamba kepada Aallah saja! Bukan kemerdekaan yang semu seperti saat ini. Kemerdekaan yang hanya sekedar istilah tanpa makna!
Kemerdekaan yang bisa dengan mudah di-interfensi oleh berbagai kepentingan (nafsu serakah) Asing dalam MENJARAH kekayaan Umat di negeri mereaka sendiri!! Lantas apakah hal itu dapat dikatakan merdeka?!

Tapi bagaimanapun, semua itu sudah terjadi. Yang harus kita lakukan sekarang adalah "Bagaimana Kita Berjuang untuk Mengubah semua Mimpi Buruk ini".


Kemerdekaan & Penjajahan
Setelah berbagai dunia islam 'merdeka', kemudian bermunculan ke permukaan dan diakui dunia sebagai 'negara berdaulat', kaum imperialis kemudian mendorong mereka untuk menyadari pentingnya persatuan untuk mewujudkan perdamaian dunia. Karena itu mereka merancang sebuah organisasi dunia yang menghimpun 'cita-cita' umat manusia untuk hidup dalam perdamaian. Itulah PBB.

Seperti kita ketahui, PBB kerap kali dijadikan ikon dalam perdamaian dunia. Dengan berbagai selogan-slogan kosongnya. Jika kita cermat, PBB ini sesungguhnya hanyalah alat kepentingan bagi beberapa pihak. Betul! Mereka adalah bangsa Yahudi, merekalah yang lewat perpanjangan tangan-tangannya membentuk PBB. Mereka pula lah yang pada tahun 1948 -lewat kewenangan PBB-, membagi wilayah Yerussalem menjadi 2 bagian. Pertama wilayah kaum muslimin dan mendirikan negara Palestina. Kedua, wilayah bagi bangsa Yahudi dan mendirikan negara Israel.

Palestina pun dianggap merdeka sejak saat itu. Namun lucunya, sejak saat itu pula mereka dijajah oleh tetangga mereka. Oleh bangsa dari kalangan keturunan Monyet dan Babi, hingga saat ini. Bangsa Yahudi terus menerus, menanamkan penderiatan, ketakutan, kesedihan, dan kelaparan hingga sumsum tulang warga Palestina. Lantas sekali lagi saya bertanya, kemerdekaan macam apa ini? Untuk apa bendera-bendera 'kedaulatan' itu?

Saya katakan pada kalian wahai umat Muhammad yang mulia, bahwa bendera itu bukanlah lambang kemerdekaan ataupun kebebasan, melainkan lambang Penjajahan, dan Penderitaan! Karena  kenyataannya justru dengan bendera-bendera itu lah, saat ini kita menjadi lemah! Karena dengan bendara-bendera itulah, sekarang kita menderita!! Saudara laki-laki kita dibunuh dan saudara-saudara perempuan kita diperkosa,  adik kecil kita kehilangan ayah dan ibu mereka, kehilangan rumah mereka, yang tersisa dalam diri mereka hanyalah penderitaan dan kesedihan yang mendalam!

Sekarang tahun 2011, artinya 5 dekade sejak 'kemerdekaan Palestina' -dan 8 dekade sejak keruntuhan Khilafah Islam- sudah terlewat dalam bayang-bayang ketakutan dan penderitaan. Belum cukupkah waktu yang terlewat bagi kita untuk kembali kepada yang seharusnya? Yaitu kembali berhukum hanya kepada Allah, menegakan Khilafah Islam (Islamic Global State), melenyapkan Israel, dari tanah suci umat yang mulia ini, membebaskan semua muslim yang berada dalam penderitaan, serta membebaskan umat manusia untuk hanya menghamba kepada Alla saja!?

Ingatlah, persoalan Palestina saat ini disebabkan oleh PBB yang di-stir oleh Yahudi (laknat Allah atas mereka). Maka dari itu, meminta PBB menyelesaikan persoalan Palestina hanyalah isapan jempol, mustahil! Satu-satunya cara hanyalah, dengan mengerahkan tentara kaum muslimin utnuk berjihad. Dan saat itu tiba, niscaya dunia akan merasakan betapa agung dan mulianya Islam ini, betapa kuatnya umat Muhammad ini, dan para Imperialis pun akan merasakan ketakutan yang luar biasa, ketakutan yang tak penah mereka rasakan sebelumnya! Ketakutan yang akan menggetarkan tulang-tulang mereka.

Karena itu bagi kamu yang membaca tulisan ini, jangan sia-siakan hidupmu hanya untuk bersenang-senang.
Ini saatnya bagi kita untuk berubah dan menentukan perubahan, mengorbankan hidupmu dalam dakwah Islam. Menuju Kemuliaan, Insya Allah...[ryuuzaki-kun]

[Sejahterakan Indonesia di Bawah Naungan Khilafah]










Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Watch videos at Vodpod and more of my videos

Followers

Foto Saya
bilal mubaraqi
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
a sore loser | full time dreamer | part time achiever | self centered servant | educator | big brother of insolent brothers | arts lover | half ass photographer
Lihat profil lengkapku