Nowadays, most of nations in the world regard Democracy as the best system for Humanity. Especially if it is compared with authoritarian or totalitarian government, democracy will be regarded as the best system (see. Ilusi Negara Demokrasi). Furthermore, many people in the west believe that if it is not democracy then it should be a totalitarian regime and vice verse. Abraham Lincoln once stated that democracy is government “of the people, by the people, and for the people” (What is Democracy?, United States Information Agency: 4).
Tampilkan postingan dengan label ANALISIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ANALISIS. Tampilkan semua postingan
Cara Khilafah Menanggulangi Terorisme Cara Khilafah Menanggulangi Terorisme
Oleh: Hafidz Abdurrahman
Tantangan Dakwah
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kalian kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah dia perbuat untuk hari esok. Bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kalian kerjakan (TQS al-Hasyr [59]:18).
![]() |
| HE IS THE ONE WHO GIVE US LOVE |
Ahli tafsir ternama, Imam Ibnu Katsir memaknai ayat tersebut: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah! Ini adalah perintah untuk bertakwa kepada-Nya, yang mencakup melakukan apapun yang diperintahkan Allah dan meninggalkan apapun yang dilarang oleh Dia.
Pelatihan Aceh Untuk I’dad ke Palestina, Bukan Terorisme !
Muhammad Ismail Yusanto, Juru Bicara HTI
Lantas adakah sistem pemerintahan yang murah dan praktis? Sistem apa itu? Apa keunggulannya? Temukan jawabannya dalam wawancara wartawan Tabloid Media Umat Joko Prasetyo dengan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia Muhammad Ismail Yusanto. Berikut petikannya.
Dusta Kebebasan Berekspresi, AS Berkonspirasi Tutup Akun Hizbut Tahrir dan Anggotanya di Laman Face Book
Kantor Media Hizbut Tahrir Pakistan
No : 11022Tanggal : 1 Jumaduts Tsani 1432 H/04 Mei 2011 M
Hasil dari arahan Amerika, laman Face Book menutup akun sejumlah cabang Hizbut Tahrir, mulai dari akun kantor-kantor media dan anggota-anggotanya, termasuk laman juru bicara resmi Hizbut Tahrir di Pakistan Naveed Butt, direktur kantor media pusat, kantor media Hizbut Tahrir di Tunisia, kantor media di Palestina, dan anggota-anggota Hizb di berbagai negeri. Ini adalah yang ketiga kalinya akun Naveed Butt ditutup, disamping pembekuan akun grup-grup yang diorganisir oleh kantor media Hizbut Tahrir di Pakistan yang menyerukan penghilangan eksistensi militer dan intelijen Amerika, khususnya perusahaan-perusahaan pembunuhan dan penghancuran Amerika dari bumi Pakistan.
USA DIBANGUN DARI EMAS PAPUA !
Freeport adalah pertambangan emas terbesar di dunia! Namun termurah dalam biaya operasionalnya. Sebagian kebesaran dan kemegahan Amerika sekarang ini adalah hasil perampokan resmi mereka atas gunung emas di Papua tersebut. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah!
AGAR HUKUM TAK DIPERMAINKAN !
Postingan kali ini sebetulnya artikel yang saya temukan dalam 'brangkas', makanya sudah cukup lama. Ketika melihat judulnya, saya merasa tertarik untuk membacanya dan langsung saya posting. Saya pikir pembahasan artikel ini masih sangat-sangat relevan untuk diangkat. Mengapa? Kalo kita lihat kelakuan pejabat di Indonesia kini, saya yakin sobat semua pasti bakalan geli, dan kesal pastinya. Dengan leluasa mereka mempermainkan hukum. Tentu masih jelas dalam ingatan kita bagaimana licinnya aksi Gayus dalam mempermainkan hukum. Nah, tapi beda halnya dengan orang-orang kecil jika mereka melakukan kesalahan yang tidak seberapa. Coba tengok kasus seorang nenek yang dipenjara karena 'mencuri' biji kakao yang jika dinominalkan hanya senilai Rp. 1500,00 !! Yup dari pada berlama-lama, silahkan dibaca saja artikelnya. Semoga bermanfaat..
Negara Islam Bukan Ancaman dan Bukan Ide Kampungan !
Negara Islam yang menerapkan syariah Islam yang rahmatan lil ‘alamin bukanlah ancaman, justru kapitalisme lah ancaman nyata bangsa ini.
Isu Negara Islam kembali ramai dibicarakan. Beberapa teror bom disebut-sebut dilakukan kelompok yang mengatasnamakan NII (Negara Islam Indonesia). Meskipun belum bisa dipastikan kebenarannya , kelompok ini diduga terlibat cuci otak beberapa mahasiswa yang tiba-tiba menghilang. Termasuk menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan dana .
Heboh N11: "Brain Washing and Assault"
| TV: "brain washing to assault" |
BRAIN WASHING, atau istilah lokalnya cuci otak. Belakangan ini baik di layar kaca maupun di lembaran kertas harian, sedang mengangkat isu tentang ini. Dan yang menjadi bintang utama dalam kisruh brain wash ini adalah sebuah gerakan yang mengatasnama-kan gerakan islam -yang ingin mendirikan Negara Islam Indonesia-, Yup merekalah NII atau N11. Sebetulnya isu brain washing ini bukanlah yang pertama dan baru-baru ini. Sejak sekitar 5 tahun lalu kisruh mengenai brain washing ini sudah ada hanya mungkin tidak terlalu mem-booming seperti sekarang. Yang menjadi pertanyaan, mengapa baru diangkat sekarang -sampai menjadi pusat perhatian dan melupakan berbagai kasus heboh lainya, seperti mba Melinda Dee, Wikileaks, pembatasan subsidi, pembangunan gedung DPR, dll-? Apakah karena pergerakan brain wash ini baru menampakan diri ke 'pemukaan'? Tentu tidak!! Sejak dari dulu gerakan ini selalu aktif berkelana, merombak pemahaman orang-orang. Bahkan 5 tahun lalu saya mengenal seorang aktivis kampus yang pernah dikontak atau mungkin diculik -karena dia dipaksa ikut seorang anggota N11-, menurutnya alasan mengapa dirinya diajak karena sering memberikan tausiyah dan mengisi khutbah jum'at sehingga banyak melakukan aktivitas dakwah di tengah-tengah umat dan dianggap cukup kredibel untuk menyampaikan ajaran islam ala N11. Beda lagi dengan kesaksian dari seorang tokoh masyarakat yang beliau ternilai cukup mapan. Masih skitar 5 tahun lalu, beliau mengaku pernah diajak untuk mendirikan negara Islam Indonesia oelh seorang lelaki paruh baya yang mengaku sebagai dosen di sebuah Universitas di Bandung, Jawa Barat. Namun karena beliau cukup paham terhadap pemahaman agama, beliau pun menolak ajakan tersebut. Apalagi ketika diajak, beliau harus mengeluarkan uang iuran setiap bulannya, "untuk kas negara kelak" begitu katanya.
"Demokrasi" Sampah Peradaban
PARIS - Hari ini, Senin (11/4/2011), pemerintah Perancis resmi memberlakukan pelarangan niqab bagi muslimah di tempat umum dan secara resmi pula pemerintah bisa menuntut denda sebesar 150 euro (£132) bagi muslimah yang tetap memaksa mengenakan niqab atau burka di ruang publik, Sky News dan Guardian melaporkan. (Arrahmah.com)
Begitulah fakta yang terjadi di wilayah para jargon demokrasi. Mereka selalu mengatakan tentang kebebasan, menyebarkan 4 pilar kebebasan yang menyesatkan. Selalu berbicara tentang HAM, mengkritik bahkan tak segan untuk menuduh (memberi stigma) pada mereka yang dianggap menyalahi nilai-nilai HAM! Berseru dengan lantang, menunjukan kebengisan mereka terhadap aktivis Islam....
Padahal bukan kasus baru, justru mereka sendirilah yang melanggar prinsip 'kebebasan' yang mereka buat sendiri. Kita lihat ketika awal perkembangan Turki Modern dengan dasar Sekularisme yang didirikan oleh pengkhianat umat ini, Mustafa Kemal at-Turk -laknatullah 'alaihi-, pasca runtuhnya Khilafah Utsmani pada tahun 1924, Turki yang semula merupakan pusat pemerintahan Daulah Islam menjadi tempat paling ekstrem bagi umat islam, terutama bagi Muslimah. Bagaimana tidak? Dia (Mustafa Kemal) menerapkan kebijakan yang melarang Muslimah di Turki memakai Jilbab. Bagi mereka yang bersikeras meggunakannya, tak segan-segan ditangkap dan dimasukan kedalam penjara! Bukan hanya itu, dia juga mengganti sistem pendidikan Islam menjadi sistem pendidikan Sekuler, yang memisahkan peran agama dalam kehidupan. Merombak total kebudayaan Islam dan menggantinya menjadi kebudayaan yang Sekuler. Hasilnya terbentuklah Turki yang seperti sekarang ini. Itulah hasil dari Demokrasi yang ditawarkan Amerika.
Posisi Hizb Islam Dalam Konteks Hadits Hudzaifah Ra.
Apakah Kelompok, Partai, atau Harakah Islam Yang Ada di Negeri-negeri Islam Sekarang Termasuk Firqah yang Harus Dijauhi?
Ada sebagian kaum Muslim memahami bahwa keberadaan partai, jama’ah, kelompok, atau organisasi-organisasi Islam yang berdiri di tengah-tengah kaum Muslim termasuk firqah yang harus dijauhi oleh seluruh kaum Muslim. Mereka beralasan; (1) ada perintah dari Nabi Mohammad saw kepada kaum Muslim untuk mengikatkan diri dengan jama’ah al-Muslimin dan meninggalkan firqah-firqah; (2) kelompok-kelompok ini telah menyebabkan kaum Muslim terpecah belah dalam partai-partai dan kelompok-kelompok; (3) masing-masing kelompok fanatik dengan kelompoknya sendiri. Berdasarkan alasan-alasan ini, lalu mereka mengharamkan semua kutlah (kelompok, gerakan, partai, organisasi, jama’ah), walaupun kelompok (hizb) itu memperjuangkan Islam.
Langganan:
Postingan (Atom)








