Ketika awal masuk kuliah saya bertanya kepada Allah, mengapa saya tidak berada di dalam kelas yang sama dengan si Fulan. Berbagai pertanyaan senada pun saya lontarkan, dan yang terjadi hanyalah pesimisme yang berujung keputusasaan. Sering kali terfikir, dakwah akan menjadi lebih mudah ketika berhadapan dengan orang yang telah memeliki informasi sebelumnya dibandingkan menghadapi orang awam, terlebih lagi orang awam yang hedonis. Tak jarang terfikir, “Ah, tak mungkin orang seperti dia belajar Islam. Lihat saja penampilannya, uring-uringan seperti berandalan! Mengurus dirinya sendiri saja pasti tidak mampu”.
Tampilkan postingan dengan label Islam 4 Teens. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam 4 Teens. Tampilkan semua postingan
BUKAN BEGITU SEHARUSNYA, KAWAN!
Saat beranjak dewasa, hal yang mungkin dirasakan oleh seseorang adalah sebuah perasaan tertarik terhadap lawan jenis. Bahkan -berdasarkan pengalaman- perasaan tersebut adalah hal dominan yang pertama kali muncul dalam diri setiap orang. Perasaan tertarik tehadap lawan jenis sudah muncul sejak bahkan ketika saya SD, dan perasaan itu membeludak ketika SMP.
Masalah yang serius datang saat aku merasakannya. Perasaan menjadi dag dig dug gak karuan, mau makan selalu kebayang, jadi suka ngehayal -membayangkan- suatu hari bisa hidup berdampingan dengan si dia... Cihuy! Berhayal memang selalu asyik sampai kita tersadar bahwa itu hanya ada di dalam benak kita. Pengalaman cinta paling suram baru aku rasakan saat aku masuk SMP dan berada di puncaknya ketika duduk di kelas VIII.
Ketika itu ada seorang gadis yang benar benar membuatku memalingkan wajah dari indahnya dunia. Saat itu aku benar-benar tertarik padanya. Tak perlu aku gambarkan secantik apa orangnya, yang jelas hal ini kurasakan karena belakangan dia seperti mencari perhatian dan aku selalu memperhatikannya. Dari situlah kisah cinta yang tak nyata mengenai aku pun dimulai. Sebetulnya sudah dari semenjak SD aku satu kelas dengannya, jadi sedikit banyak aku tahu kelakuannya, sifatnya -yang temperamental, dan agak tomboy-. 8 tahun menempuh pendidikan dasar, aku satu kelas dengannya. Tak kusadari dan tak pernah aku membayangkan kalau saat itu aku bisa tertarik padanya. Anak tomboy, cerewet, kasar. Siapa juga oarang yang tertarik pada perempuan seperti itu? Tapi cinta memang ajaib,benar-benar misterius! Aku tak tahu apa itu penyebab cinta? Saat itu aku selalu berfikir, "kenapa juga ada pasangan yang gak ngimbang, yang satu tampan atau cantik tapi pasangannya biasa saja -jika tak boleh ku katakan ancur-".
Islamic Hip-Hop: "Allahu Akbar" Sebuah Lagu Revolusi dari Muslim Tunisia
"In other side of Tunisia "movement", see? the Youth can do something horrible..
Appreciate UR life and, put UR pride of this deen!!"
teenagers today
yow men!
so many things that made me think about why Muslims in decline this day. it's trun out, the main reason is cause they doesn't know about their deen. Let's look.. to the teenagers today.. I say this as teenager, in their perspectif as well..
so many things that made me think about why Muslims in decline this day. it's trun out, the main reason is cause they doesn't know about their deen. Let's look.. to the teenagers today.. I say this as teenager, in their perspectif as well..
Langganan:
Postingan (Atom)





